KETERAMPILAN MENYAMPAIKAN GAGASAN DAN TEMUAN ILMIAH
Respect, Empathy, Audible, Clarity, dan Humble — semuanya adalah prinsip dasar dalam komunikasi yang efektif. Mari kita bahas maknanya satu per satu 👇
💬 1. Respect (Rasa Hormat)
Artinya menghargai lawan bicara, baik dalam tutur kata, sikap, maupun bahasa tubuh.
Contoh:
-
Tidak memotong pembicaraan orang lain.
-
Menghargai perbedaan pendapat.
-
Menggunakan bahasa yang sopan dan profesional.
🟢 Mengapa penting: Karena komunikasi tanpa rasa hormat akan menimbulkan konflik dan menghambat pemahaman.
❤️ 2. Empathy (Empati)
Kemampuan untuk merasakan dan memahami perasaan orang lain dari sudut pandang mereka.
Contoh:
-
Mendengarkan dengan penuh perhatian saat seseorang berbagi masalah.
-
Tidak langsung menghakimi atau menyalahkan.
🟢 Mengapa penting: Empati membuat komunikasi lebih manusiawi, membangun kepercayaan, dan memperkuat hubungan.
🔊 3. Audible (Dapat Didengar)
Berarti pesan disampaikan dengan jelas dan dapat diterima oleh pendengar.
Contoh:
-
Suara cukup keras dan artikulasi jelas.
-
Gunakan bahasa yang sesuai dengan audiens.
🟢 Mengapa penting: Pesan tidak akan efektif jika tidak terdengar atau tidak bisa dipahami.
✨ 4. Clarity (Kejelasan)
Berarti menyampaikan pesan secara jelas, tidak berbelit-belit, dan mudah dipahami.
Contoh:
-
Gunakan kalimat singkat dan langsung ke inti.
-
Hindari istilah teknis jika audiens tidak familiar.
🟢 Mengapa penting: Kejelasan menghindarkan kesalahpahaman dan meningkatkan efektivitas komunikasi.
🙏 5. Humble (Rendah Hati)
Sikap tidak sombong dan terbuka untuk menerima masukan atau kritik.
Contoh:
-
Mengakui kesalahan jika salah bicara.
-
Mendengarkan saran orang lain tanpa merasa lebih tahu.
🟢 Mengapa penting: Kerendahan hati membuka ruang dialog yang sehat dan membuat orang lain merasa dihargai.
🔗 Kesimpulan
Kelima prinsip ini dapat disingkat sebagai fondasi komunikasi efektif:
Effective Communication = Respect + Empathy + Audible + Clarity + Humble
Jika kamu menerapkan semua unsur ini, komunikasi akan berjalan dengan lancar, sopan, dan bermakna. Akronim (misalnya REACH)
perbedaan dan contoh dari pidato, ceramah, dan khutbah (khususnya khutbah Jumat) dalam konteks Islam:
🗣️ 1. PIDATO ISLAM
Pengertian:
Pidato adalah penyampaian gagasan atau pesan secara lisan kepada khalayak dengan tujuan memberi informasi, mengajak, atau memotivasi dalam konteks tertentu.
Dalam Islam, pidato bisa berisi pesan keagamaan, ajakan berbuat baik, atau refleksi moral.
Ciri-ciri:
-
Dapat dilakukan oleh siapa saja.
-
Tidak selalu dalam konteks ibadah.
-
Biasanya dalam acara umum: peringatan Maulid Nabi, Isra’ Mi’raj, tahun baru Islam, dsb.
-
Tidak memiliki rukun dan syarat khusus.
Contoh Pidato Islam:
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat iman dan Islam.
Saudara-saudaraku yang dirahmati Allah, marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Di zaman yang serba modern ini, jangan sampai teknologi menjauhkan kita dari Al-Qur’an dan shalat.
Semoga kita semua menjadi hamba yang istiqamah di jalan Allah.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
📖 2. CERAMAH ISLAM
Pengertian:
Ceramah adalah bentuk penyampaian nasihat atau penjelasan agama Islam kepada pendengar, biasanya dilakukan oleh seorang ustaz, kyai, atau da’i.
Ciri-ciri:
-
Bertujuan memberikan pencerahan dan bimbingan rohani.
-
Dapat dilakukan di masjid, pengajian, sekolah, televisi, atau media sosial.
-
Gaya bahasanya bisa formal maupun santai.
-
Disertai dalil dari Al-Qur’an dan Hadis.
Contoh Pembukaan Ceramah:
Bismillahirrahmanirrahim.
Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah SAW.
Jamaah yang dirahmati Allah, tema ceramah kita kali ini adalah “Keutamaan Menjaga Lisan.”
Rasulullah bersabda: “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam.” (HR. Bukhari dan Muslim).Betapa banyak orang yang celaka bukan karena tangannya, tetapi karena lisannya. Maka, mari kita belajar menahan lidah dari ghibah, fitnah, dan ucapan yang menyakiti sesama.
🕌 3. KHUTBAH (KHUSUSNYA KHUTBAH JUMAT)
Pengertian:
Khutbah adalah pidato keagamaan resmi yang menjadi bagian dari ibadah, khususnya salat Jumat, salat Idul Fitri, Idul Adha, nikah, atau istisqa’ (minta hujan).
Ciri-ciri Khutbah Jumat:
-
Disampaikan oleh khatib.
-
Wajib dilakukan sebelum salat Jumat (dua khutbah).
-
Mengandung pujian kepada Allah, shalawat kepada Nabi, wasiat takwa, dan bacaan ayat Al-Qur’an.
-
Khatib harus berdiri dan dilakukan dalam keadaan berwudhu.
-
Jamaah mendengarkan dengan khusyuk.
Contoh Singkat Khutbah Jumat (Bagian Pertama):
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin,
Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kita nikmat iman dan Islam.
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah, marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
Allah berfirman dalam Surah Al-Hasyr ayat 18:
“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok.”Maka, marilah kita muhasabah diri, memperbanyak amal saleh, dan meninggalkan maksiat. Dunia hanyalah sementara, sedangkan akhirat kekal selamanya.
Aqūlu qawli hādzā, wa astaghfirullāha lī wa lakum.


https://drive.google.com/folderview?id=1aMKFi1GzloGWtJOBvq0bFteLio9zTI5
BalasHapushttps://drive.google.com/file/d/1oiAm5tR21AagNYCnPmlUc3Fs10zFMVpi/view?usp=drivesdk
BalasHapus